Kegiatan

Berdayakan Anak Putus Sekolah, YPTP Produksi Kursi Sofa

Administrator
28 Februari 2026
18 Dilihat

TIMIKA – Yayasan Pengembangan Talenta Papua (YPTP) terus menunjukkan komitmen nyata dalam membina generasi muda Papua, khususnya mereka yang putus sekolah, melalui program pelatihan keterampilan pembuatan kursi sofa. Bertempat di pusat pelatihan Jalan Sosial Timika (Kompleks Bendungan), anak-anak binaan YPTP kini telah mampu menghasilkan karya furnitur berkualitas tinggi yang siap dipasarkan kepada masyarakat umum.

Ketua YPTP, Pastor Didimus Kosi, OFM, menyampaikan bahwa unit usaha ini tidak hanya sekadar tempat belajar, tetapi juga menjadi wadah bagi warga Mimika yang ingin memiliki kursi sofa dengan kualitas premium.

"Kami menjual kursi sofa dengan berbagai ukuran. Selain stok yang tersedia, kami juga menerima pesanan (custom) jika ada pembeli yang menginginkan model atau desain tertentu sesuai keinginan mereka," ujar Pastor Didimus saat ditemui di lokasi pelatihan, Sabtu (20/5/2023).

Kualitas Elit dengan Bahan Lokal Unggulan

Produk kursi sofa karya anak-anak binaan YPTP ini menawarkan dua kategori utama, yakni Minimalis dan Elit. Harga yang ditawarkan pun sangat kompetitif dan bervariasi sesuai dengan tingkat kerumitan dan bahan yang digunakan:

  • Tipe Minimalis: Berkisar antara Rp5 juta hingga Rp8 juta.
  • Tipe Elit: Mencapai Rp11 juta.

Perbedaan harga tersebut didasari oleh penggunaan material berkualitas tinggi. Untuk kerangka sofa, YPTP menggunakan Kayu Matoa yang dikenal kuat dan tahan lama, sehingga menjamin kualitas furnitur yang kokoh bagi para pelanggan.

Membuka Jalan Masa Depan bagi Anak Putus Sekolah

Produk-produk yang kini mulai laku terjual di pasaran merupakan hasil tangan kreatif anak-anak asli Papua yang sebelumnya putus sekolah. Melalui pendampingan instruktur profesional, mereka kini memiliki keahlian teknis (hard skill) yang bisa menjadi bekal kemandirian ekonomi di masa depan.

Saat ini, terdapat sekitar 250 anak putus sekolah yang terdata di YPTP, di mana 20 orang di antaranya rutin mengikuti pelatihan pembuatan sofa secara intensif. Pastor Didimus menjelaskan bahwa yayasan memberikan dukungan penuh berupa makan, transportasi, hingga uang saku selama pelatihan berlangsung.


"Kami berharap adanya dukungan dari Pemerintah Daerah maupun pemangku kepentingan lainnya. Anak-anak yang kami bina memiliki potensi besar, mereka hanya butuh wadah dan dukungan untuk terus berkembang."


Bagi warga Mimika yang ingin mendukung pemberdayaan anak-anak asli Papua sekaligus mempercantik hunian dengan sofa berkualitas kayu Matoa, silakan kunjungi langsung Workshop YPTP di Jalan Sosial Timika (Kompleks Bendungan).

Bagikan Artikel:

Tinggalkan Pesan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas wajib ditandai *

Diskusi (0)

Belum ada diskusi. Jadilah yang pertama memberikan komentar!